Selasa, 24 April 2012

Renungan




Keraguan selalu membingungkan aku
Ke arah mana langkah yang harus aku ayunkan
Bila aku selalu dihadapi oleh dua pilihan

Syair dan puisiku terlalu sering tercipta
Dengan kata aku, aku, dan aku

Kecamuk di pikiran dan batinku
Yang selalu ingin aku keluarkan
Jika mata penaku ingin berjalan

Syair dan puisiku terlalu sering tercipta
Dengan jajaran baris huruf tanpa makna yang tak tentu

Hilang akalku dalam tangisan batinku
Gelapku rasa saat kupandang ke depan
Karna mata penaku dan rasaku tak lagi sejalan

Syair dan puisiku terlalu sering tercipta
Dengan rasa yang bukan dari hatiku

Imajinasiku hanyut bersama air mataku
Khayalku buyar ketika teringat akan Tuhan
Nyata bagiku yang kumiliki hanya perasaan bukan kehebatan

Syair dan puisiku terlalu sering tercipta
Dengan kesombongan dari hati dan penaku




Senin, 24 September 2007
9.14.43 am

Tidak ada komentar:

Posting Komentar